
14 Spesies Prioritas dan Upaya Peningkatannya
Indonesia, meskipun luasnya hanya 1.3% dari luas bumi, tetapi merupakan negara yang kaya akan jenis flora dan fauna, termasuk diantaranya keunikan dan keanekaragamannya sehingga dinyatakan sebagai sa
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.

Indonesia, meskipun luasnya hanya 1.3% dari luas bumi, tetapi merupakan negara yang kaya akan jenis flora dan fauna, termasuk diantaranya keunikan dan keanekaragamannya sehingga dinyatakan sebagai sa

Pelepasliaran satwa merupakan suatu usaha untuk mengintroduksi satwa-satwa hasil tangkapan atau penyerahan masyarakat maupun hasil penangkaran yang telah memenuhi persyaratan. Ada beberapa tahapan ya

BANYUMAS, KOMPAS.com - Perburuan elang jawa untuk diperdagangkan ke luar negeri masih marak. Di Jawa Tengah, persebaran burung pemangsa ini hanya tersisa di kawasan Gunung Slamet, Merapi, Merbabu, Di

Burung hantu yang satu ini lebih dikenal dengan nama Serak Jawa (Tyto alba) atau dikenali sebagai burung hantu putih yang memiliki ukuran yang dewasa ± 34cm. Wajahnya berbentuk jantung dengan warna p

SURABAYA, bbksdajatim.org – PT. IDEA melakukan presentasi pembuatan rencana Site Plan pada TWA Kawah Ijen dan TWA. G. Baung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Balai Besar KSDA Jatim pada

SURABAYA, bbksdajatim.org - Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan (Dit. PKH) mengadakan kegiatan survey udara untuk melakukan monitoring kawasan konservasi di provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini bert

SIDOARJO, bbksdajatim.org – Taman Safari II Prigen Pasuruan melakukan evakuasi satwa-satwa di kandang karantina milik Balai Besar KSDA Jatim. Kegiatan yang dilakukan pada Jum’at (9/11/2012) ini untuk

Orangutan yang di tubuhnya terdapat lebih dari 100 peluru kini sedang melalui proses pemulihan. Aan, si orangutan itu, ditembaki oleh pemuda setempat menggunakan senapan angin karena ia berkeliling d

SURABAYA, KOMPAS.com — Kawasan hutan mangrove di Kota Surabaya, Jawa Timur, terus menyusut akibat terdesak pengembangan permukiman. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyebutkan, pada 1978 luas huta