
Bbksda Jatim OTT Kembali Penjual Satwa Dilindungi
Malang, 11 September 2020. Berawal dari laporan masyarakat yang disampaikan melalui petugas bbksda jawa timur terkait adanya perdagangan online Satwa liar dilindungi yang berlokasi di Kota Malang. Se
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #bbksdajatim(538 artikel ditemukan)

Malang, 11 September 2020. Berawal dari laporan masyarakat yang disampaikan melalui petugas bbksda jawa timur terkait adanya perdagangan online Satwa liar dilindungi yang berlokasi di Kota Malang. Se

Persidangan terhadap terdakwa pembakar hutan Ijen telah mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Bondowoso. Seperti pada 4 Mei 2020 yang lalu dengan agenda sidang mendengarkan keterangan saksi ahli dari

Di tengah pandemi Covid-19, Balai Besar KSDA Jatim melakukan bakti sosial dalam rangka ikut dalam penanggulangan dampak Covid-19. Kegiatan yang dilaksanakan pada 13 April 2020 di beberapa desa di seki

Direktur Jenderal KSDAE, Ir. Wiratno, M.Sc. meminta kepada BBKSDA Jatim dan pihak mitra untuk saling bersinergi dan memiliki hubungan yang baik. Agar pembinaan dapat berlangsung dengan baik. “Mitra ha

Hampir 1 bulan lamanya kami rutin menyambangi habitat si putih kayu manis, Corymborkis veratrifolia di Cagar Alam (CA) Manggis Gadungan, Kediri. Anggrek jenis ini merupakan anggrek terestrial yang tum

Balai Besar KSDA Jawa Timur menerbitkan sebuah buku mengenai keanekaragaman jenis burung di Cagar Alam (CA) Pulau Sempu. Buku yang berjudul “Keanekaragaman Jenis Burung di Cagar Alam Pulau Sempu” ters

Beberapa anak tampak duduk santai di depan gazebo, sebagian yang lain duduk bersila beralaskan rumput. Mereka tampak khusyuk menyimak penjelasan bu Leli mengenai hutan, satwa dan cagar alam. Antusias

Sebenarnya memiliki satwa atau burung yang dilindungi itu boleh atau tidak ? Terus, bagaimana caranya untuk memiliki izin penangkaran burung yang sesuai peraturan perundangan yang berlaku ? Nah, mari

Nampaknya pilihan untuk menggunakan bandara kecil seperti Bandara Internasional Banyuwangi sebagai pintu mengeluarkan satwa liar atau bagian-bagiannya mulai menjadi opsi para pelaku tak bertanggungjaw