
Sekolah Alam Mahira Outing ke Gunung Baung
Sebanyak 24 siswa sekolah dasar melakukan Outing di Taman Wisata Alam Gunung Baung. Mereka berasal dari Sekolah Alam Mahira, Bengkulu. Didampingi oleh 6 orang gurunya, mereka tiba di Gunung Baung, Pas
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #satwa-liar(700 artikel ditemukan)

Sebanyak 24 siswa sekolah dasar melakukan Outing di Taman Wisata Alam Gunung Baung. Mereka berasal dari Sekolah Alam Mahira, Bengkulu. Didampingi oleh 6 orang gurunya, mereka tiba di Gunung Baung, Pas

Dalam rangka merayakan Hari Konservasi Alam Nasional tahun 2023, BBKSDA Jawa Timur bersama PT. Pertamina Patra Niaga Bintumen Plant Gresik melaksanakan pelepasliaran 75 ekor Tukik Penyu Lekang di Pant

Seorang warga Perum Griya Japan Raya, Sooko, Kabupaten Mojokerto, Deky Widyatmoko menemukan seekor Trenggiling (Manis javanica) di sekitar tempat tinggalnya. Mengetahui bahwa satwa tersebut dilindungi

Akhir pekan kemarin BBKSDA Jatim seru-seruan bersama stakeholder dalam sebuah acara yang bertajuk “Road to HKAN : Jagong Bakar Keju”, jagongan membahas konservasi untuk kesejateraan yang berkelanjuta

Seksi Konservasi Wilayah I Kediri mengevakuasi seekor Trenggiling (Manis javanica) di Kelurahan Tinalan, Kec. Pesantren - Kota Kediri, 7 Agustus 2023. Trenggiling tersebut merupakan hasil temuan seora

Tahun 2023, BBKSDA Jatim menerima penyerahan satwa liar jenis Kukang sebanyak 3 ekor. Seekor dari penyerahan masyarakat, sedangkan 2 ekor lainnya merupakan hasil penertiban penjualan satwa liar oleh P

Tahun ini kegiatan monitoring Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) kembali digelar di 2 kawasan konservasi, Cagar Alam (CA) Gunung Sigogor dan CA. Gunung Picis. Kedua cagar alam tersebut berada di Pegununga

Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama Pokmas Konservasi Penyu dan Wisata (KMKPW) melepasliarkan 317 tukik di Pantai Taman Kabupaten Pacitan, 1 Agustus 2023. Adapun jenis tukik yang dilepaskan adalah Pen

Resort Konservasi Wilayah 14 Banyuwangi mendapatkan laporan dari Balai Karantina Pertanian Wilker Ketapang Banyuwangi yang telah menyita satwa burung karena tidak dilengkapi dokumen yang menyertainya