
Diduga Buaya Muara, Muncul di 2 Sungai
Munculnya Buaya di Sungai Bengawan Solo yang terekam oleh kamera warga, sempat beredar di lini sebuah media massa lokal. Buaya tersebut tampak sedang memakan seekor ayam di pinggir sungai yang terleta
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #satwa-liar(697 artikel ditemukan)

Munculnya Buaya di Sungai Bengawan Solo yang terekam oleh kamera warga, sempat beredar di lini sebuah media massa lokal. Buaya tersebut tampak sedang memakan seekor ayam di pinggir sungai yang terleta

Seorang warga Carangwulung, Kec. Wonosalam, Kab. Jombang bernama Agus Umam, menyerahkan 3 ekor Merak Hijau (Pavo muticus) ke Seksi KSDA Wilayah I Kediri, 23 Agustus 2024. Agus Umam selaku staff dari W

Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur, melepasliarkan 275 ekor burung Madu pengantin (Leptocoma sperata) hasil pencegahan penyelundupan satwa.

Dalam rangkaian Road To Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2024, Balai Besar KSDA Jawa Timur, mentranslokasikan 40 ekor Buaya muara (Crocodylus porosus) ke Balai KSDA Sumatra Selatan, 13 Agustus 202

Ikut menyemarakkan Festival Bambu Kabupaten Magetan, Balai Besar KSDA Jawa Timur turut serta dalam pameran konservasi pada festival tersebut, 26 Juli – 4 Agustus 2024.Festival ini dilaksanakan dalam r

Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama TNI AL-Puslatpurmar 4 Pantai Baruna dan Perum Perhutani KPH Malang melepasliarkan 49 ekor satwa liar dilindungi dan tidak dilindungi, 13 Juli 2024. Adapun jenis sat

Resort Konservasi Wilayah 18 – BBKSDA Jatim bersama Pusat Rehabilitasi Lutung Jawa - The Aspinal Foundation Indonesia Program melaksanakan survei penentuan lokasi pelepasliaran Lutung budeng (Trachypi

Tak lama memasuki cagar alam, tim patroli menjumpai sebuah ranting yang menarik perhatian. Selain daun, di ranting juga ada buah seperti melinjo, namun setelah dibuka dan dicicipi, rasa Pala langsung

Kegiatan pemulihan ekosistem di Cagar Alam (CA) Gunung Picis dan CA. Gunung Sigogor telah dilaksanakan pada tahun 2022 yang lalu. Saat itu, tidak kurang 548 bibit ditanam di CA. Gunung Picis dan 400 b