
Ijen Rijig dan Digitalisasi Wisata di Kawah Ijen
Resort Konservasi Wilayah (RKW) 15 Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen melaksanakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kualitas layanan wisata pad
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #taman-wisata-alam(88 artikel ditemukan)

Resort Konservasi Wilayah (RKW) 15 Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen melaksanakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kualitas layanan wisata pad

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim) diwakili oleh Polisi Kehutanan, Pengendali Ekosistem Hutan beserta perwakilan PT. Surya Inti Permata Tbk. (PT. SIP) melakukan patroli

Di tengah dinamika perubahan iklim dan urbanisasi yang semakin pesat, langkah nyata untuk menyelamatkan alam menjadi sangat penting. Inilah mengapa pada 31 Januari – 1 Februari 2025, Taman Wisata Alam

Tepat tengah malam, pukul 00.00 WIB, Jumat (31/1/2025), sebuah langkah besar dalam modernisasi pengelolaan kawasan konservasi resmi dimulai. Bertempat di Pal Tuding, Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen

Balai Besar KSDA Jawa Timur melakukan translokasi satwa liar dilindungi jenis Komodo (Varanus komodoensis) ke Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur, 18 November 2024. Satwa tersebut merupakan hasil pen

Munculnya Buaya di Sungai Bengawan Solo yang terekam oleh kamera warga, sempat beredar di lini sebuah media massa lokal. Buaya tersebut tampak sedang memakan seekor ayam di pinggir sungai yang terleta

Aktivitas lari di alam bebas bertajuk Baung Trail Run digelar di Taman Wisata Alam Gunung Baung pada 8 September 2024. Event ini diselenggarakan oleh Kedai Baung Canyon dan melibatkan masyarakat desa

Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama Balai PPI Jabalnusra melaksanakan pelatihan dan pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kawah Ijen di kantor Desa Tamansari, Kec. Licin, Kab. Banyuwangi, 20 Agustus

Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur, melepasliarkan 275 ekor burung Madu pengantin (Leptocoma sperata) hasil pencegahan penyelundupan satwa.