
Catatan Magang Mahasiswa di BBKSDA Jawa Timur
Konservasi tidak selalu lahir dari ruang rapat atau lembar kebijakan. Ia kerap tumbuh perlahan, dari langkah kaki di jalur hutan, dari catatan lapangan yang berulang, dan dari dialog panjang dengan ma
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #suaka-margasatwa(180 artikel ditemukan)

Konservasi tidak selalu lahir dari ruang rapat atau lembar kebijakan. Ia kerap tumbuh perlahan, dari langkah kaki di jalur hutan, dari catatan lapangan yang berulang, dan dari dialog panjang dengan ma

Pulau Bawean merupakan pulau kecil yang sangat bergantung pada keberadaan hutan sebagai penyangga sistem tata air. Di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Pulau Bawean, hutan berfungsi sebagai hulu kehidupan

Pulau kecil tidak mengenal kata cadangan. Ketika hutan berkurang, mata air menyusut, ketika satu spesies hilang, keseimbangan ikut bergeser. Di Pulau Bawean, seluruh proses ekologis itu berlangsung d

Upaya konservasi di Jawa Timur memasuki babak baru. Dalam Kuliah Tamu Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jumat (5/12), Balai Besar KSDA Jawa Timur menegaskan bahwa gen

Kabut tipis turun perlahan di lereng Gunung Besar selepas hujan mengguyur, membalut pucuk-pucuk pohon yang berjaga bagai pilar waktu. Embun menggantung di ujung daun, memantulkan cahaya keperakan yang

Di sebuah pulau yang dijaga sang endemik rusa bawean, tak pernah benar-benar sunyi, tiga mahasiswa Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan Universitas Gadjah Mada menutup perjalanan magang mereka dengan mem

Tiga individu lutung Jawa (Trachypithecus auratus) akhirnya kembali menjejak rumahnya, Rabu (26/11/2025), dalam sebuah momen yang menandai lembaran baru upaya pemulihan populasi primata endemik Jawa.

Di Pulau Bawean, konservasi tidak hanya berjalan di rimba, ia hidup di tengah masyarakatnya. Selama delapan hari, mulai 3 hingga 10 November 2025, Tim RKW 10 Pulau Bawean bersama Masyarakat Mitra Polh

Pagi itu, halaman kecil di kantor Resort Konservasi Wilayah (RKW) 10 Pulau Bawean berubah menjadi panggung kejutan ekologis yang tak terduga. Di antara kayu jaranan (Lannea coromandelica) yang menjadi