
Corymborkis, Penghuni Lantai Hutan Manggis
Kediri, 22 Januari 2026. Dibawah rimbun tajuk alas simpenan yang rapat, tumbuh subur sebuah jenis anggrek tanah yang memenuhi lantai hutan. Daunnya yang lebar memiliki warna hijau muda hingga hijau tu
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #cagar-alam(275 artikel ditemukan)

Kediri, 22 Januari 2026. Dibawah rimbun tajuk alas simpenan yang rapat, tumbuh subur sebuah jenis anggrek tanah yang memenuhi lantai hutan. Daunnya yang lebar memiliki warna hijau muda hingga hijau tu

Upaya pemulihan ekosistem di Suaka Margasatwa (SM) Pulau Bawean menunjukkan sinyal menggembirakan. Dalam kegiatan patroli kawasan yang dilaksanakan Tim Resort Konservasi Wilayah (RKW) 09 Gresik–Bawean

Pagi itu mendung tampak menggantung di atas Cagar Alam Manggis Gadungan, dan tak berapa lama hujanpun mulai turun membasahi setiap jengkal tanah. Meski demikian, hal ini tak membuat 8 mahasiswa progra

Bawean, 9 Januari 2026. Di Pulau Bawean, hutan, ladang, dan pemukiman berdiri berdekatan, seolah menyatu tanpa batas. Pada ruang perjumpaan itulah babi kutil sering terlihat, menghadirkan relasi yang

Di atas laut biru yang membingkai Pulau Saobi, hutan cagar alam itu berdiri seperti oasis kecil. Sunyi, namun penuh cerita. Pada 6 Januari 2026, bukan rombongan besar petugas yang menembus jalur-jalur

Sidoarjo, 5 Januari 2025. Di banyak sudut Jawa Timur, alam masih bekerja tanpa suara, pepohonan menjaga air, mangrove menahan abrasi, dan satwa liar bergerak menjaga keseimbangan ekosistem. Namun, di

Sidoarjo, 2 Januari 2026. Di tengah cuaca yang semakin tidak menentu, hujan yang datang terlambat, suhu yang naik perlahan namun pasti, dan hutan-hutan Jawa Timur berdiri seperti cermin. Ia memantulka

Sidoarjo, 31 Desember 2025. Di berbagai penjuru Jawa Timur, alam memberi tanda-tanda yang tak selalu kita pahami. Di pesisir, tukik-tukik kecil bergegas menuju gelombang pertama dalam hidupnya. Di tep

Setelah berbulan-bulan menghilang dari kanopi hutan, penghuni malam itu kembali. Sejak 10 hingga 18 Desember 2025, tim Balai Besar KSDA Jawa Timur melakukan pengamatan intensif terhadap kalong besar (