
Bakti Rimbawan, Hijaukan Ijen dan Baung
Dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-42, jajaran Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim) menggelar aksi nyata konservasi di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #satwa(256 artikel ditemukan)

Dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-42, jajaran Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim) menggelar aksi nyata konservasi di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah

Di perairan selatan Jawa Timur, tersembunyi sebuah ekosistem liar yang masih misterius bagi dunia sains. Pulau Nusa Barung, sebuah pulau kecil yang seolah berdiri sendiri di tengah samudra, menjadi be

Di kedalaman rimba Pulau Bawean, di antara desir angin yang berbisik di puncak pohon dan bayang-bayang pepohonan yang menghampar bagai kanopi raksasa, sekelompok penjaga alam melangkah pasti. Mereka b

Seekor monyet ekor panjang kembali di evakuasi dari seorang warga di Kabupaten Ngawi, oleh Tim Matawali RKW 05 Madiun, Seksi KSDA Wilayah II Bojonegoro, Bidang KSDA Wilayah I Madiun, BBKSDA Jatim, 10

Tim Matawali dari Resort Konservasi Wilayah (RKW) 09 Mojokerto berhasil mengevakuasi dua jenis satwa liar dilindungi di Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik, 5 Februari 2025. Kedua spesies tersebut

Kesadaran masyarakat terhadap perlindungan satwa liar semakin meningkat. Hal tersebut terlihat dari penyerahan tiga ekor ular Sanca Kembang (Malayopython reticulatus) kepada Balai Besar Konservasi Sum

Tim MATAWALI Seksi KSDA Wilayah (SKW) I Kediri kembali melakukan evakuasi satwa liar yang dilindungi berupa seekor trenggiling atau Manis javanica, 31 Januari 2025. Mamalia bersisik tersebut ditemukan

Tim RKW 10 Pulau Bawean, Seksi KSDA Wilayah III Surabaya melaksanakan kegiatan patroli pengamanan di kawasan konservasi Pulau Bawean, pada Kamis, 23 Januari 2025. Kegiatan ini dilakukan di Kawasan Lan

Sebuah langkah inspiratif diambil oleh Ibu Putri, seorang warga yang sadar akan pentingnya melindungi satwa liar. Beliau menyerahkan seekor Kakatua Koki atau dengan nama ilmiah Cacatua galerita, salah