
Temukan Jejak, Alam Saobi Menyapa
Sumenep - Ada cara yang berbeda untuk mengenal sebuah kawasan konservasi. Bukan melalui keramaian, bukan pula dari deretan bangunan atau jalan yang membelah hutan. Di Cagar Alam Pulau Saobi, kehidupan
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #bksda(890 artikel ditemukan)

Sumenep - Ada cara yang berbeda untuk mengenal sebuah kawasan konservasi. Bukan melalui keramaian, bukan pula dari deretan bangunan atau jalan yang membelah hutan. Di Cagar Alam Pulau Saobi, kehidupan

Malang - Di balik setiap satwa liar yang kembali berada dalam perlindungan negara, selalu ada kisah tentang kepedulian, kerja cepat, dan harapan untuk mengembalikannya ke alam. Harapan itulah yang mew

Probolinggo - Suara baling-baling drone memecah keheningan pagi di Sabana Cikasur. Dari hamparan padang rumput pegunungan yang dikelilingi hutan hujan dataran tinggi, wahana tanpa awak itu perlahan na

Jember - Di sebuah desa di pesisir selatan Kabupaten Jember, sekelompok masyarakat memilih jalan yang tidak selalu mudah. Mereka membangun usaha, memperkuat kelembagaan, sekaligus menjaga hubungan har

Gresik - Pagi itu, puluhan petani berdiri melingkari lubang-lubang tanam di sebuah kebun di Dusun Sumber Lanas, Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak, Kab. Gresik. Di tangan mereka tergenggam bibit p

Kediri - Komitmen terhadap pelestarian hutan dan keanekaragaman hayati tidak hanya diukur dari gagasan maupun laporan kegiatan, tetapi juga dari jejak nyata yang ditinggalkan di lapangan. Semangat itu

Gresik - Di Pulau Bawean, upaya menjaga kelestarian satwa liar tidak cukup hanya dilakukan di dalam kawasan konservasi. Di luar batas kawasan, diperlukan ruang-ruang penyangga yang mampu menjembatani

Malang - Di antara ombak selatan dan hutan yang masih perawan, sebuah pelanggaran kecil membuka cerita besar tentang batas, hukum, dan kesadaran manusia. Ada garis batas yang tak terlihat di Cagar Ala

Sidoarjo - Seekor burung langka berstatus kritis, Kakatua Jambul Kuning (Cacatua sulphurea), akhirnya diserahkan secara sukarela oleh warga kepada Balai Besar KSDA Jawa Timur setelah lima tahun hidup