
Ketika Batas Dilanggar, Berujung Penyadaran
Malang - Di antara ombak selatan dan hutan yang masih perawan, sebuah pelanggaran kecil membuka cerita besar tentang batas, hukum, dan kesadaran manusia. Ada garis batas yang tak terlihat di Cagar Ala
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #smart(15 artikel ditemukan)

Malang - Di antara ombak selatan dan hutan yang masih perawan, sebuah pelanggaran kecil membuka cerita besar tentang batas, hukum, dan kesadaran manusia. Ada garis batas yang tak terlihat di Cagar Ala

Ponorogo - Kabut pagi belum sepenuhnya terangkat ketika langkah-langkah pelan menapaki lantai hutan yang basah. Di kedalaman Cagar Alam Gunung Picis, suara yang paling nyaring justru adalah keheningan

Sumenep - Upaya pengamanan kawasan konservasi kembali diperkuat melalui pelaksanaan SMART Patrol di Cagar Alam (CA) Pulau Saobi pada 31 Maret hingga 5 April 2026. Patroli yang menyasar 46 grid priorit

Kediri - Tim SMART Patrol Resort Konservasi Wilayah (RKW) 01 Kediri melaksanakan patroli rutin di kawasan Cagar Alam Manggis. Patroli dilakukan untuk memantau potensi dampak limpasan sampah plastik ak

Bawean - Di lereng berbatu dengan kemiringan sekitar 35 derajat di Blok Gunung Besar, langkah tim SMART Patrol pembuka 2026 terhenti pada sebuah detail kecil, sebatang duri hitam-putih tergeletak di t

Konservasi tidak selalu lahir dari ruang rapat atau lembar kebijakan. Ia kerap tumbuh perlahan, dari langkah kaki di jalur hutan, dari catatan lapangan yang berulang, dan dari dialog panjang dengan ma

Pulau kecil tidak mengenal kata cadangan. Ketika hutan berkurang, mata air menyusut, ketika satu spesies hilang, keseimbangan ikut bergeser. Di Pulau Bawean, seluruh proses ekologis itu berlangsung d

Balai Besar KSDA Jawa Timur kembali melakukan Smart Patrol di dua pulau kecil di Laut Jawa yang menjadi laboratorium alam penting bagi ekosistem pesisir. Tim menemukan perubahan alami, fitur buatan ya

Di jantung hutan yang oleh warga sekitar disebut Alas Ireng, hamparan hijau yang menyelimuti Cagar Alam Gunung Sigogor kembali menyingkap rahasia lamanya. Selama empat hari, 16–19 September 2025, tim