
Ikhtiar Putra Lestari Menuju Apresiasi Nasional
Jember - Di sebuah desa di pesisir selatan Kabupaten Jember, sekelompok masyarakat memilih jalan yang tidak selalu mudah. Mereka membangun usaha, memperkuat kelembagaan, sekaligus menjaga hubungan har
Temukan informasi terbaru, kegiatan konservasi, dan edukasi seputar keanekaragaman hayati di Jawa Timur.
Menampilkan hasil untuk: dengan tag #masyarakat(11 artikel ditemukan)

Jember - Di sebuah desa di pesisir selatan Kabupaten Jember, sekelompok masyarakat memilih jalan yang tidak selalu mudah. Mereka membangun usaha, memperkuat kelembagaan, sekaligus menjaga hubungan har

Pacitan - Di Desa Ngile, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, dua pasang mata kecil sempat menjadi pusat perhatian, bukan karena ancaman, melainkan karena rasa iba manusia yang diuji oleh alam. Senin

Cagar Alam Pulau Saobi, salah satu kawasan konservasi penting di wilayah Madura Kepulauan, kembali menunjukkan dinamika alam yang terus bergerak di bawah ritme musim dan perubahan cuaca. Dalam patroli

Rapat Koordinasi Perlindungan Hutan Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 dibuka di RR Tectona, Kantor Dinas Kehutanan (27/11/2025). Rapat ini mengusung tema “Kolaborasi untuk Lestarinya Hutan Jawa Timur.”

Di Pulau Bawean, konservasi tidak hanya berjalan di rimba, ia hidup di tengah masyarakatnya. Selama delapan hari, mulai 3 hingga 10 November 2025, Tim RKW 10 Pulau Bawean bersama Masyarakat Mitra Polh

Hujan turun perlahan di lereng Gunung Wilis. Tetes-tetes air menimpa daun pasang yang lebar, jatuh berderai di tanah basah, menimbulkan aroma khas humus hutan yang begitu kuat. Kabut pekat menari di

Banyuwangi, 9 September 2025. Di sebuah desa yang terletak di tepi hutan Janggangan, Banyuwangi, derap langkah kambing kini menjadi alunan harapan. Desa Songgon, penyangga Cagar Alam Janggangan Rogoja

Siapa sangka bahwa kambing bisa menjadi pintu masuk konservasi? Di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, sebuah kelompok masyarakat membuktikan bahwa menjaga hutan tak selalu bermula da

Dalam dunia konservasi, tidak semua pahlawan membawa senjata. Sebagian dari mereka membawa buku catatan, semangat pantang menyerah, dan kemampuan mendengar denyut kehidupan masyarakat di pinggiran hut